Persoalan Dana Desa, Warga Huta Ginjang Berdemo ke Kantor Bupati Samosir

Pengunjuk rasa bentangkan spanduk tuntutan, agar Kepala Desa Hutaginjang diusut sesuai hukum yang berlaku, Kamis(13/9).

MetroSiantar.com – Pemerintah Kabupaten Samosir dinilai lambat mengatasi keluhan warga terkait penyalahgunaan dana desa. Puluhan masyarakat Desa Hutaginjang Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Samosir, Kamis (13/9).

Tiba di kantor Bupati Samosir, sekira pukul 10.30 WIB, beberapa perwakilan pengunjuk rasa diterima di Aula Kantor Bupati Samosir oleh Asisten III Masinta Sitanggang sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kabupaten Samosir, Asisten I Mangihut Sinaga, Kepala Inspektorat Drs Wasinton Simbolon MM, Camat Sianjur Mulamula Rudi Sitorus dan didampingi oleh Kabag Ops Polres Samosir, Kompol B Naibaho SH MH.

Sihol Sagala, yang merupakan koordinator lapangan aksi mengatakan, masyarakat Desa Hutaginjang Kecamatan Sianjur Mulamula merasa kecewa atas kinerja inspektur daerah Samosir dalam penyelesaian persoalan yang cukup lama terjadi di Desa Hutaginjang.

Pemkab Samosir dinilai telah ingkar janji kepada masyarakat, dikarenakan tidak mengumumkan kepada masyarakat hasil investigasi sesuai dengan yang disepakati pada saat melakukan unjuk rasa sebelumnya.

Masyarakat sudah meminta kepada BPKP Sumut, untuk melakukan audit ulang terkait penggunaan dana desa Hutaginjang, karena sudah tidak percaya dengan kinerja Pemkab Samosir, serta meminta kepada Kajari Samosir agar dapat mengabaikan surat yang telah dikirimkan oleh Inspektur daerah Samosir, terkait hasil investigasi penggunaan dana desa di Desa Hutaginjang.

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Asisten III yang menjabat Plh Sekda Kabupaten Samosir Masinta Sitanggang mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, karena menyampaikan aspirasi dengan tenang dan mengharapkan agar tidak terpancing emosi jika terdapat perbedaan pendapat antara masyarakat dengan Pemkab Samosir.

Dijelaskan Masinta Sitanggang, jika pernah berjanji akan melakukan pertemuan di kantor Camat Sianjur dengan menghadirkan seluruh pihak terkait, namun belum terlaksana, pihaknya minta maaf.

Menanggapi desakan masyarakat Hutaginjang agar hasil investigasi disampaikan secara terbuka, Kepala Inspekturat Kabupaten Samosir DrsWasinton Simbolon MM menyampaikan, bahwa hasil investigasi tidak bisa disampaikan secara terbuka, sesuai dangan PP Nomor 12 Tahun 2017, dikarenakan LHP bersifat rahasia.

“Jikalau pun ada hal yang dirasa oleh masyarakat masih belum pas dengan yang sudah dikerjakan oleh Tim, agar masyarakat dapat menempuh jalur lain, dikarenakan hanya sebatas itulah kemampuan kami,” ucap Waston.

Selesai diterima di Aula Kantor Bupati Samosir, tampak para pengunjuk rasa melanjutkan aksinya ke kantor Kejari Samosir. (ana/esa)