Tanggul Jebol, Bayi 4 Bulan Hanyut

Bagikan:
Masyarakat dan personil BPBD mengangkat sepedamotor korban dan melakukan pencarian bayi Leoni yang hilang terbawa arus saat sungai Sitorang meluap. (Freddy/MSG)

TOBASA – Sungguh malang nasib keluarga Hotner Simangunsong (35) warga Desa Sitorang Jaya, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Tobasa. Ia harus kehilangan putri keduanya yang masih berusia 4 bulan saat sungai Sigordang meluap. Di mana saat itu ia melintas hendak pulang kerumahnya dengan naik sepedamotor bersama istrinya, Senin (5/11) malam sekira pukul 21.30 WIB.

Informasi yang dihimpun di lapangan, saat kejadian, Hotner mengendarai sepedamotor membonceng istrinya Tety Simamora, putri pertamanya Chelsea br Simangunsong yang masih berusia 2 tahun, dan bayinya bernama Leoni br Simangunsong. Mereka  berangkat dari rumahnya dengan maksud membawa anaknya Leoni untuk berkusuk ke kampung sebelah. Usai berkusuk, mereka pulang.

Namun di tengah perjalanan, dungai Sigordang meluap akibat hujan deras sejak sore, ditambah dengan tanggul yang jebol hingga akhirnya air sungai bercampur material menggenangi badan jalan saat mereka melintas.

Saat melintas, Hotner hilang kendali dan akhirnya mereka terjatuh. Sontak Hotner langsung meraih putrinya Chelsea. Sedang Leoni yang digendong istrinya terjatuh dan langsung terbawa arus air. Ia dan istrinya berusaha mencari, namun tidak ketemu. Lantas informasi itu disampaikan kepada warga sekitar.

Informasi itu langsung mendapat respon dari masyarakat dan dilakukan pencarian. Bukan itu saja, personil BPBD Kabupaten Tobasa juga turun. Sayangnya hingga Selasa (6/11) dini hari, bayi malang itu tidak ditemukan.

“Malam hingga dinihari, personil kita bersama masyarakat turun melakukan pencarian. Namun kondisi air deras, keruh, dan cuaca gelap serta hujan terus turun, pencarian tidak berhasil. Sekira pukul 04.00 WIB dini hari, pencarian kita hentikan. Selanjutnya setelah matahari terbit, masyarakat kembali melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban, namun tidak selamat,” kata Kepala BPBD Tobasa Herbet SP Pasaribu SSi Apt MSi ketika diwawancarai, Selasa (6/11).

Dijelaskan, setelah ditemukan, korban diserahkan kepada keluarga dan disemayamkan di rumah duka. (ft/os/osi)

Bagikan: