Cari Prajurit yang Desersi, Justru Temukan Sabu

Bagikan:
Sundenpom Kisaran saat memaparkan hasil temuan sejumlah narkoba dari salah satu gudang di Jalan Marah Rusli, Kelurahan Selawan, Kisaran. (Perdana Ramadhan/MSG)

MetroSiantar.com – Anggota Subdenpom I/1/4 Kisaran yang ditugaskan mencari prajurit TNI AD yang desersi (melakukan pengingkaran tugas) di salahsatu gudang di Jalan Marah Rusli, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan malah menemukan sejumlah narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (7/11) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Adapun di antara barang bukti yang berhasil diamankan yakni sabu seberat 131,46 gram, sejumlah uang tunai jutaan rupiah, paket ganja siap pakai, buku catatan, tas sandang berwarna hitam, empat unit sepedamotor dan dua unit mobil.

Dan Subdenpom I/1-4 Kisaran Kapten CPM M Ginting saat dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan itu. Ginting mengatakan, awalnya dia memerintahkan anggotanya untuk mencari prajurit yang DPO atas nama Koptu DA.

“Sebenarnya ini (penemuan narkoba, red) tidak direncanankan. Awalnya kita sedang melakukan pencarian DPO sesuai perintah dari Dempon. Ada target DPO atas nama Koptu DA yang terlibat kasus desersi,” kata Kapten CPM M Ginting kepada sejumlah wartawan di Markas Subdenpom.

Surat perintah pencarian DPO tersebut dijelaskannya, diterbitkan pada tanggal 1 November 2018. Hingga pada akhirnya anggota yang ditugaskan untuk mencari tersebut menyusuri gudang di Jalan Marah Rusli, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur.

“Ketepatan anggota saya melakukan pencarian di gudang itu. Tadinya dia mau menanyakan apakah yang bersangkutan ada di situ. Mungkin karena terkejut, ada dua orang disitu. Satu lagi mengepak barang (diduga sabu), satunya lagi sedang tiduran. Mereka langsung lari,” jelas Dan Subdenpom Kisaran.

“Karena anggota saya yang seorang diri itu juga tak menyangka akan kejadiannya seperti itu, maka dia berinisiatif mengamankan barang bukti tanpa mengejar dua orang tadi yang dirasa sudah tak memungkinkan untuk dikejar. Lalu meminta bantuan dengan menghubungi kami,” ujarnya.

M Ginting juga menegaskan saat ini pihaknya sudah mengantongi identitas para terduga pemilik narkoba yang lari tadi. Saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan aparat terkait seperti Sat Narkoba Polres Asahan, BNN dan Kodim 0208 Asahan.

“Jika memang ada nanti didapati anggota kami yang terbukti bermain, maka sudah pasti akan ditintak tegas. Karena kami tidak main-main terhadap narkoba,” tegasnya.

Penggeledahan terhadap isi gudang yang bergandengan dengan rumah kontrakan itu melibatkan camat, aparat pemerintahan setempat dan disaksikan warga setempat. Dalam penggerebekan itu tak satu pun tersangka berhasil diamankan.

Sementara itu, Ketua DPC Gerakan Anti Narkoba (Geranat) Asahan Riyadi mengapresiasi penemuanan kasus narkotika oleh Subdenpom Kisaran. Dia mengatakan aparat penegak hukum harus lebih siap dan transparan dalam mengungkap kasus peredaran narkoba.

“Kami sangat mengapresiasi sekali atas penemuan kasus ini. Semoga pelakunya segera ditangkap mengingat barang bukti sudah jelas,” ujarnya. (Per)

Bagikan: