Pembunuh Anak Kandung Divonis 10 Tahun Penjara

Bagikan:
Tersangka Mangasa Sibarani bersama petugas Polres Humbahas saat menggelar rekonstruksi, awal 2017 lalu. (Sunday Sihotang/MSG)

HUMBAHAS – Mangasa Sibarani (36), yang merupakan tersangka kasus pembunuhan terhadap anaknya Aldi Manata Sibarani di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada Februari 2017 lalu akhirnya divonis sepuluh tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

Hukuman tersebut lebih ringan sepuluh tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul yang sebelumnya menuntut 20 tahun penjara kepada Mangasa Sibarani, yang oleh Pengadilan Negeri (PN) Tarutung justru memberi vonis bebas pada 19 Juli 2017 lalu.

Setelah pihak kejaksaan melakukan Kasasi, akhirnya Mangasa Sibarani warga Lumban Sibarani, Desa Aek Lung, Kecamatan Dolok Sanggul itu, divonis 10 tahun penjara berdasarkan keputusan MA nomor564 K/Pid.sus/2018.

“Hal tersebut dituangkan berdasarkan keputusan MA nomor 564 K/Pid.sus/2018,  kata Bona Siregar, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul, Rabu (7/11).

Baca: TERUNGKAP! Aldi Sibarani Dibunuh Bapak Kandungnya, Ini Kronologisnya

Bona menjelaskan, selain pidana penjara, Mangasa juga dikenai denda sebesar Rp60 juta, dengan ketentuan denda akan diganti dengan penambahan hukuman kurungan selama 1 bulan apabila denda tadi tidak dibayar.

“Jadi, vonis Mahkamah Agung sudah pas, dan kami menerimanya. Karena tidak jauh dari tuntutan kita, yang menuntut tersangka 20 tahun penjara,” imbuhnya.

Baca: Anak Siappudan, Saksikan Ayah Membunuh Abangnya

Atas putusan tersebut, selanjutnya pihaknya akan melakukan eksekusi terhadap Mangasa. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah menyurati tersangka untuk menghadap ke kantor Kejaksaan Negeri Dolok Sanggul.

Jika tidak diindahkan, kejaksaan akan melakukan kordinasi dengan kepolisian untuk menjemput paksa tersangka. Atau menjadikan status Mangasa masuk dalam  Daftar Pencarian Orang (DPO). (sht/osi)

Bagikan: