Oknum Polisi Diduga Aniaya Pelajar

Bagikan:
Personel Laka Lantas saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di Jalan Sisingamangaraja, Keluarahan Bane, Kecamatan Siantar Utara.

MetroSiantar.com – RPS (18), salah seorang pelajar SMK swasta di Pematangsiantar, warga Pusuk Pardamean, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun mengaku menjadi korban penganiyaan salah seorang oknum polisi berinisial MH.

Ditemui di kosan Jalan Wisgara, Kamis (11/10) RPS mengatakan, kejadian berawal saat dirinya mengalami kecelakaan lalu lintas dengan MH di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Rabu (10/10) sekira pukul 18.30 WIB.

“Saat itu, sepedamotor saya bertabrakan dengan mobil Avanza BK 200 H. Mobil itu tiba-tiba membelok ke kanan sehingga tidak terelakkan dan terjadi laka lantas. Usai kecelakaan, seorang pria mengenakan jaket bertulisan Polisi keluar dari dalam mobil dan dengan bernada tinggi langsung marah-marah serta menendang sepedamotor serta memukul bagian kening saya,” jelas RPS didampingi abangnya.

Tidak terima dengan kejadian tersebut, RPS didampingi keluarga melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Mapolres Siantar. “Didampingi penyidik kami melakukan visum di RSUD Djasamen Saragih. Kemudian, penyidik menyarankan kami melengkapi saksi untuk memenuhi unsur pidananya,” tambahnya.

Roy Saragih (23), abang kandung RPS menambahkan bahwa dirinya sangat menyesalkan sikap oknum polisi RPS yang terkesan tidak menunjukkan sikap mengayomi dan melindungi masyarakat. Keluarga berharap persoalan ini dapat ditangani dengan cepat dan profesional.

“Sekitar pukul 10.30 WIB, MH mendatangi kos adik saya dan meminta uang perdamaian Rp600 ribu agar persoalan dapat diselesaikan dan kreta dikembalikan. Adik saya juga mengalami lebam di paha kanan dan kening dan kreta rusak parah. Kita menyesalkan adanya dugaan penganiyaan terhadap adik saya yang merupakan pelajar. Kita meminta Kapolres Siantar dapat segera menuntaskan persoalan ini,” tandasnya sembari menunjukkan rekaman pembicaraan uang perdamaian tersebut. (rah/esa)

Bagikan: