Warga Panei Tagih Janji Manager Unit Kebun Marjandi

Bagikan:
Warga yang rumahnya terendam banjir.

MetroSiantar.com – Ratusan warga Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun, kembali menagih janji pihak kebun kelapa sawit PTPN IV Unit Kebun Marjandi, setelah banjir bandang kembali melanda Panei Tongah, dan nagori di sekitar perkebunan milik BUMN tersebut, Rabu (10/10).

Kali ini banjir lebih parah melanda warga terutama di sekitar jalan lintas provinsi. Bahkan bangunan SMPN 1 Panei, termasuk seluruh ruangan belajar dan ruang guru terendam banjir hingga selutut, Rabu dini hari.

“Makin parah bang, banjirnya kali ini. Semua rusak. Bahkan gerobakku pun hanyut,” kata Hangga, penjual bakso yang tinggal mengontrak di depan SMPN 1 Panei.

Dijelaskan Hangga, kejadiannya pada dini hari hujan sangat deras. Banjir besar melintasi jalan yang berada di depan rumah mereka.

“Hampir semua bagian depan rumah mengalami longsor. Makin parah lagi, karena baru ada galian milik PDAM. Tanah yang digali, hanyut semua,”katanya.

Sementara Luhut Sitinjak, warga Panei Tongah Bawah bersama puluhan warga, kembali menyampaikan protes dan menagih janji pihak PTPN IV Unit Kebun Marjandi.

“Kami sudah meminta dan mendesak, agar tanaman dikembali ke teh. Jika ini terus berlangsung, nyawa kami pun bisa terancam,” kata Luhut Sitinjak.

Dijelaskan Luhut, beberapa waktu lalu, saat banjir melanda Panei Tongah, perwakilan warga di sekitar kebun, mendatangi pihak perkebunan. Saat itu pihak perkebunan berjanji akan menanggulangi kerusakan.

“Namun sampai saat ini belum ada upaya perbaikan, sudah kembali ada yang rusak. Bahkan tembok dan aspal hotmik pun sudah terkelupas,” katanya. (esa)

Bagikan: